Saturday, March 14, 2015

Sebelum Kenangan Tak Bisa Pulang

Ada saat ketika aku ingin kembali memelukmu
membiarkan malam
bersama gerimis dan bintang-bintang yang terjaga, masih
menyelimuti kita
- kau, yang siap melukiskan pagi
aku, bersama cat airku dan pelangi

Mungkin dalam keheningan dan kehangatan
ada senyum yang mampu merangkul sisa-sisa rasa
lalu meraciknya
menjadi sebuah kecup yang tak sempat singgah
Mungkin
senja yang terkantuk-kantuk rela berganti warna,
memuntahkan matahari sebelum ia tenggelam

Sebelum kenangan tak bisa pulang.

1 comment: