Wednesday, January 18, 2006

Malaikat Jatuh

Mentari yang sama tak lagi bersinar kini
Wajahmu menelan ribuan tahun cahayanya
Andai kau tahu, malaikat hanya berjalan kini
Melangkah cepat dengan keangkuhannya

Maaf, aku mematahkan sayapnya sejak lama
Tak pernah tahu ia begitu cantik di angkasa sana
Andai kau tahu malaikat ini ‘kan jatuh
Mampukah kau menahan sayapnya mengepak?

Maaf karena pancaran matamu tak lagi sama
Kututup surga dengan jutaan titik noda
Kau melihatnya menangis kini
Maaf, aku tak pernah tahu ia ada begitu dekat di sini

Malaikat, ajari aku menari lagi dalam gaunmu
Aku ingin kau melihat malaikat itu lagi
Tersenyum
Tahu bahwa ia tak pernah benar-benar pergi.

No comments:

Post a Comment