Saturday, December 23, 2006

Bunga-bunga Kertas di Musim Dingin


Sekuntum bunga kertas yang gugur di setiap langkahku
Bila aku sampai di pondok kunang-kunang, akankah mereka layu?

Di kelanaku kini hanyalah putih dan abu-abu
Tak lagi kucengkeram gelembung-gelembung sabun
Atau menyembunyikannya di balik sepatu dan mantel bulu
Dan kini, saat menginjak lumpur aku tak lagi mengeluh
Di musim ini, bunga salju masih menyimpan kristal ungu, bukan?

Ya, aku tahu, sementara memandang matahari,
Hujan es seakan anak panah yang menusukku
Dan aku masih menggigil oleh dinginnya kutub
Namun, syal kotak-kotak yang kubiarkan berlayar bersama angin,
Pintalan benang-benang wolnya, aku ingin mereka hangatkanmu

Setangkai bunga kertas yang kugenggam, akankah ia tetap mekar?
Kugantungkan sebiji ceri merah di ambang pintu
Ketika aku tiba, akankah mereka tetap sama?

No comments:

Post a Comment